GRUP SHALAWAT SEBAGAI MEDIA DAKWAH BAGI MASYARAKAT Di ERA MILENIAL

(Studi Kasus Pada Jam’iyah Shalawat Benning Situbondo)

  • Imam Safi’i Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan
Keywords: Dakwah, Media, Grup Shalawat

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang fenomena dakwah masyarakat di era milenial yang
ditandai dengan hadirnya tehnologi yang serba fisik (lama) digantikan dengan
tehnologi digital yang menghasilkan sesuatu yang benar-benar baru serta
lebih efisien dan lebih memberikan manfaat. Internet sebagai salah satu media
yang hadir di era ini menjadi salah satu media yang memberikan kebebasan
serta kemudahan kepada para user. Jarak tempuh yang jauh pada era ini sudah
tidak lagi menjadi sekkat kehidupan di masyarakat. Maka hadirnya era digital
sebagai salah satu media yang digunakan generasi melenial ini ber-efek pada
adanya perubahan pola hidup pada sebagian masyarakat yang meneyebabkan
problematika kehidupan melanda mereka, hal ini di tandai oleh nistepa
psikologis, keringnya karakter, keringnya spiritual hingga problematika hidup
yang menghampiri mereka. Maka pembacaan shalawat menjadi satu jalan
obat alternatife untuk menyembuhkan adanya penyakit yang melanda mereka
(generasi milenial) sebagai kebutuhan (basic need) dasar di akibatkan adanya
kecenderungan hidup yang serakah, tamak, meterialistik dan hidonistik. Oleh
sebab itu hadirnya Jam iyah Shalawa Benning diharapkan mampun
mengobati adanya kekeringan spiritual dan menghadirkan ketenangan bagi
masyarakat milenial disaat mereka tak lagi dipisahkan dengan jarak dan
waktu, disaat mereka hidup secara indifidualistik maka grup shalawat jam
iyah Benning merupakan salah satu media yang bisa di bilang efektif bagi
generasi ini.

Published
2020-12-12